Pemanfaatan Ektrak Kopi untuk Semen Sapi

Posted by

Ekstrak kopi (kafein) dengan nama kimia 1,3,7-trimetil-3,7-dihidropurin atau rumus molekul C8H10N4O2, dapat larut dalam air dan alkohol. Pada mamalia kafein dapat merangsang sistem saraf pusat khususnya serebrum, kafein juga mempunyai efek diuretik terhadap ginjal, merangsang motilitas semen dan juga pada sistem kardiovaskuler (Dorlan, 1996).



Dengan adanya proses metabolisme pada spermatozoa secara terus menerus akan menyebabkan penimbunan asam laktat yang selanjutnya akan menurunkan pH dan akibatnya motilitas spermatozoa akan menurun (Bearden dan Fuquay, 1984 ). Kafein mampu meningkatkan motilitas pada spermatozoa yang tidak motil seperti yang terdapat pada testes dengan cara menghambat siklus nukleotida fospodiesterase dan mempengaruhi level intraseluler dari siklus AMP (El Gaafary dkk., 1990). Penambahan kafein pada semen kelinci yang disimpan selama 96 jam pada konsentrasi 0,2 mM/L dapat meningkatkan motilitas spermatozoa (Lopez dan Alvarino, 2000). Ditambahkan oleh Hasbi dkk. (2011) bahwa penambahan ekstrak kopi sebelum pemisahan sperma X dan Y dapatmengurangi laju penurunan motilitas spermatozoa selama penyimpanan. Penelitian Hudiyanti (2005) pada kambing Boer, memperlihatkan bahwa penambahan ekstrak kopi dengan dosis 1,5–3,0 mM dapat mengurangi penurunan motilitas spermatozoa hasil pemisahan kromosom X dan Y

Sumber Aritkel Lengkap (Klik)
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 11:37

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...